Dalam jiwa yang sepi, terkadang ada satu alasan untukku
bertahan.
aku selalu berharap akan ada keajaiban yang entah kapan
tiba.
Aku hanya percaya janji Tuhan, jika aku yakinkan semua,
bertahan atau menunggu untukku mudah. Biarkan aku seperti ini, menunggu
perputaran waktu yang bahagia untukku. Kini tugasku hanya memperbaiki diri.
Walau susah, bukan berarti tak bisa. Walau lelah,bukan berarti patah. Dan walau
penat bukan berarti buntu. Semua bisa diubah. Aku percaya Tuhan. Tuhan
penyayangku, pelindung dalam setiap langkahku. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar