Rabu, 16 Maret 2011

menurut anda? ^_^

Mengutip dari pernyataan kawand saya yang sedikit memberi imajinasi di otak saya .
Oke,tulisan ini saya dedikasikan untuk semua kawan saya di seluruh Indonesia(lebay dikit)
Hmm,bahasan yang paling menarik untuk saya dan untuk para cewek-cewek jomblo seperti saya ^^

COWOK.
Hal indah yang gak jarang buat miris hati kita-kita seorang jomblowati.
Oke,apa salahnya seorang  jomblowati?gak salah kan bro?
So,kenapa terkadang seorang jomblowati di kait-kaitkan sebagai seseorang gak laku?
Aneh dech pernyataan itu.
Heran,sungguh-sungguh sangat heran jika ada yang berkata seperti itu. Jomblowati itu kan seorang cewek yang gak punya pacar. “GAK PUNYA PACAR LO” BUKANNYA GAK PUNYA GEBETAN :p

Nah itu dia,hahhaaa …
Sedikit nakal tulisan saya. Eh,tapi memang seperti itu kok. Jomblowati itu gak punya pacar,tapi gak bisa di bilang gak punya gebetan lo..
Saya pernah mewawancarai teman saya yang sudah jomblo. Nah berikut ini adalah kutipan yang ia katakan dan saya rekam di otak saya.

“halah,cowok jaman sekarang. Udahlah,kita masih muda. Buat apa setia sama satu cowok? Kita masih boleh memilih, belum tentu juga kan tu cowok kita Cuma sayang sama kita??”
--‘’ *salah rekam. Ini rekaman pernyataan cewek yang sedang patah hati*

“apa?putus? oke,aku terima. Emanknya cowok di dunia aja Cuma kamu? Hey,aku bisa dapetin cowok yang lebih dari kamu!”
*duh,salah rekam lagi. Ini rekaman cewek yang sebenarnya gak terima di putusin*

“udahlah girls,kita cewek. Hargai diri kita kalo mau di hargai cowok buat apa denger kata-kata orang kalo seorang cewek jomblo itu gak laku? Dia aja yang terlalu pede baru aja punya pacar. Kan sebelumnya dia juga di intimidasi kata-kata yang sama. Belum tentu juga dia bahagia se bahagia kita yang jomblo.
*ini rekaman yang benar  ^_^*

Banyak hal yang saya rekam di otak saya,sehingga tulisan yang saya buat juga sdikit gak bener.
Okelah gpp kan? Manusiawi. (sedikit membela diri)

Hmm,ya seperti itulah rekaman-rekaman yang saya simpan di otak saya. Gak jarang ini buat saya meragu untuk melangkah ke jenjang pacaran (bahasanya berat)
Entah ragu atau apa. Tapi ada rasa gundah gulana ketika saya memikirkan untuk mengikuti jejak sahabat-sahabat saya yang 98% sudah memiliki kekasih hati.
Saya pernah di tawarkan untuk mempunyai seorang pacar. Hingga kawan saya berkata seperti ini.
“nis,cari pacar,nanti aku traktir kamu. Kasian kamu,masa jomblo terus sih?”
Astaga,cari pacar dia fikir seperti nyari donat apa?
Loh?kok donat?^^
Iya donat,makanan kesukaan saya. Cuma itu yang bisa hibur saya kalo saya merasa kesepian saat menjadi seorang jomblowati.

*Balik lagi ke masalah diatas*
Kalian percaya jodoh? Aku percaya itu. Walau sebenarnya saya lebih percaya kalo jodoh itu dekat di hati.
Kenapa saya lebih percaya kalimat itu?
Hmm,kalian punya kerabat yang baru mau menikah gak?
Kalau punya ,coba kalian Tanya ke mereka atas dasar apa mereka mau membina rumah tangga.
Salah satu jawaban mereka pasti adalah keyankinan hati. Nah itu yang mendasari saya percaya kalau jodoh itu dekat di hati.
Buat apa pacaran atau apalah itu istilahnya kalau gak ada keyakinan hati?
Kenapa harus terus-terusan mencari jika ada di hati yang benar-benar kita yakini?
Buat orang yang bilang kalo cewek jomblo itu cewek gak laku,emangnya dia sekarang mempunyai keyakinan hati antar pasangan mereka? Emangnya mereka punya keteguhan hati seteguh kita seorang jomblo?

So,apa salahnya seorang jomblowati?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar