aku sudah buat semampu ku ..
aku sudah rangkai sesuai yang ada di otakku ..
hari ini, jum'at 25-03-11 .. pukul 13.00 WIB,aku sudah kirim semua ..
aku berharap hasilnya tidak mengecewakan ..
terimakasih Tuhan ..
terimakasih ...
kalau kamu mau nulis, enggak usah dipikir, nulis aja, biar hati lega, adem, dan tentrem .
Kamis, 24 Maret 2011
Rabu, 16 Maret 2011
aku percaya ..
Ini ceritaku saat aku menuju kerumah temanku ..
Saat aku berangkat dari kostku menuju rumah temanku,jarak antara kostku dan rumah temanku sekitar 30 km.
Ya,aku tau,bensin motorku sekarat. Benar-benar sekarat. Tapi aku malas untuk membeli bensin terlebih dulu. Ya sudah,aku melaju begitu saja. Di perjalanan akupun mencari pom bensin. Ya,aku terus mencari, aku tengok kanan lalu tengok kiri. Tetap saja aku tidak menemukan pom bensin. “Tapi aku yakin,di depan sana ada pom bensin. Dan aku pasti akan membelinya. Aku pelan-pelan saja mengendarai motorku”begitu fikirku dalam hati. Ya,aku terus melaju menuju rumah temanku,dan aku sekalian untuk membeli bensin. Ya,akhirnya di sebrang jalan ada pom bensin. Aku melihatnya. Tapi aku urungkan niatku untuk membeli bensin. “malez akh nyebrang” begitu fikirku. Padahal di awal perjalanan aku sudah berniat membeli bensin jika aku bertemu pom bensin. “akh,di depan sana pasti ada pom bensin lagi. Ngapaen juga nyebrang jalan segala. Ribet akh.” Begitu fikirku dengan mudahnya. Akupun melaju tanpa membeli bensin yang sudah jelas-jelas ada di dekatku. Melaju dan melaju begitu saja. Dan akhirnya tidak ada satupun pom bensin yang aku temukan. Bensinku benar-benar sudah sekarat. Nyesel aku gak beli bensin di pom bensin tadi. Namun,Tuhan menyelamatkanku. Aku sampai di rumah temanku tanpa harus mendorong motor. Ya,aku lega. Akhirnya sampai juga tanpa susah-susah aku membeli bensin terlebih dulu. Tapi aku sebenarnya sangat membutuhkan bensin untuk pulang ke kostku lagi. Sudahlah,urusan belakangan. Yang penting aku bertemu temanku dulu.
“nis,pinjam motor. Aku mau beli sesuatu di depan sana.” Ini kuncinya.aku pun memberi kunci motorku. “Tapi aku was-was, bensin motorku sudah benar-benar sekarat. Kalau aku gak beli dulu,pasti ntr mogok di jalan.”gumamku dalam batin.
Hmm,ya sudahlah. Aku pikirkan nanti saja.
***_____****
Sudah waktunya aku pulang.
“Aku pulang dulu ya..”pamit ku pada temanku.
Aku pun berlalu dari rumah temanku. Tapi sekarang aku benar-benar was-was. Sangat was-was. Sudah malam. Aku takut kalau harus dorong motor malam-malam. Aku gelisah di jalan. Namun aku yakin dalam hatiku,bahwa aku pasti ketemu pom bensin. Akupun terus berdoa agar motorku gak mati di jalan.
Aku sangat pelan mengendarai motorku. Sudah benar-benar mau mati motorku. Namun aku tetap yakin dalam hatiku kalau di depan sana ada pom bensin. Saking aku konsentrasinya untuk mencari pom bensin,akupun salah jalan. “Astaga,salah jalan lagi. Motorku sudah mau mati.”jeritku dalam hati.
Tapi aku tetap yakin di depan sana ada pom bensin. Akupun berdoa dalam pencarianku mencari pom bensin.
Setelah 20 menit aku mengendarai motorku,akhirnya aku bisa tersenyum saat melihat pom bensin. Ya,satu-satunya pom bensin yang aku temukan. Dan akupun baru sadar. Ternyata pom bensin ini adalah pom bensin yang aku lihat pertama kali. Aku mencampakkannya. Aku acuh tak mempedulikan pom bensin yang terdekat denganku. Aku berlalu begitu saja,berharap ada pom bensin yang paling dekat denganku. Aku tak mempedulikan pom bensin itu,padahal sudah jelas-jelas aku membutuhkannya. Bahkan sangat jelas aku membutuhkannya. Akupun tersenyum. Senang rasanya setelah aku sangat was-was mencari pom bensin,akhirnya aku temukan. Lalu akupun membelinya. Dan dengan santainya aku mengendarai motorku tanpa takut motorku mati.
**
Dari kejadian di atas,aku mendapat pelajaran baru. Walau terus-terusan mencari dan mencari sesuatu yang indah dan lebih indah,kita gak akan pernah bisa mendapatkannya. Ya,di dekat kita adalah hal yang paling indah. Syukuri yang telah ada sekarang untuk kita. Yakinkanlah dalam hati kita. Sesuatu yang indah itu,walau kita gak bisa dapetin sekarang,kalau memang sudah jalannya kita bertemu,ya pasti bertemu kembali. Entah harus menunggu berapa lama. Entah harus menjelajahi jarak begitu panjang,ataupun terjal. Ataupun saat harus tersesat di kemudian hari. Yakinkan hati,fokuskan tujuan. Yang indah itu ada didekat kita.
Ya, Aku percaya itu . ^_^
Saat aku berangkat dari kostku menuju rumah temanku,jarak antara kostku dan rumah temanku sekitar 30 km.
Ya,aku tau,bensin motorku sekarat. Benar-benar sekarat. Tapi aku malas untuk membeli bensin terlebih dulu. Ya sudah,aku melaju begitu saja. Di perjalanan akupun mencari pom bensin. Ya,aku terus mencari, aku tengok kanan lalu tengok kiri. Tetap saja aku tidak menemukan pom bensin. “Tapi aku yakin,di depan sana ada pom bensin. Dan aku pasti akan membelinya. Aku pelan-pelan saja mengendarai motorku”begitu fikirku dalam hati. Ya,aku terus melaju menuju rumah temanku,dan aku sekalian untuk membeli bensin. Ya,akhirnya di sebrang jalan ada pom bensin. Aku melihatnya. Tapi aku urungkan niatku untuk membeli bensin. “malez akh nyebrang” begitu fikirku. Padahal di awal perjalanan aku sudah berniat membeli bensin jika aku bertemu pom bensin. “akh,di depan sana pasti ada pom bensin lagi. Ngapaen juga nyebrang jalan segala. Ribet akh.” Begitu fikirku dengan mudahnya. Akupun melaju tanpa membeli bensin yang sudah jelas-jelas ada di dekatku. Melaju dan melaju begitu saja. Dan akhirnya tidak ada satupun pom bensin yang aku temukan. Bensinku benar-benar sudah sekarat. Nyesel aku gak beli bensin di pom bensin tadi. Namun,Tuhan menyelamatkanku. Aku sampai di rumah temanku tanpa harus mendorong motor. Ya,aku lega. Akhirnya sampai juga tanpa susah-susah aku membeli bensin terlebih dulu. Tapi aku sebenarnya sangat membutuhkan bensin untuk pulang ke kostku lagi. Sudahlah,urusan belakangan. Yang penting aku bertemu temanku dulu.
“nis,pinjam motor. Aku mau beli sesuatu di depan sana.” Ini kuncinya.aku pun memberi kunci motorku. “Tapi aku was-was, bensin motorku sudah benar-benar sekarat. Kalau aku gak beli dulu,pasti ntr mogok di jalan.”gumamku dalam batin.
Hmm,ya sudahlah. Aku pikirkan nanti saja.
***_____****
Sudah waktunya aku pulang.
“Aku pulang dulu ya..”pamit ku pada temanku.
Aku pun berlalu dari rumah temanku. Tapi sekarang aku benar-benar was-was. Sangat was-was. Sudah malam. Aku takut kalau harus dorong motor malam-malam. Aku gelisah di jalan. Namun aku yakin dalam hatiku,bahwa aku pasti ketemu pom bensin. Akupun terus berdoa agar motorku gak mati di jalan.
Aku sangat pelan mengendarai motorku. Sudah benar-benar mau mati motorku. Namun aku tetap yakin dalam hatiku kalau di depan sana ada pom bensin. Saking aku konsentrasinya untuk mencari pom bensin,akupun salah jalan. “Astaga,salah jalan lagi. Motorku sudah mau mati.”jeritku dalam hati.
Tapi aku tetap yakin di depan sana ada pom bensin. Akupun berdoa dalam pencarianku mencari pom bensin.
Setelah 20 menit aku mengendarai motorku,akhirnya aku bisa tersenyum saat melihat pom bensin. Ya,satu-satunya pom bensin yang aku temukan. Dan akupun baru sadar. Ternyata pom bensin ini adalah pom bensin yang aku lihat pertama kali. Aku mencampakkannya. Aku acuh tak mempedulikan pom bensin yang terdekat denganku. Aku berlalu begitu saja,berharap ada pom bensin yang paling dekat denganku. Aku tak mempedulikan pom bensin itu,padahal sudah jelas-jelas aku membutuhkannya. Bahkan sangat jelas aku membutuhkannya. Akupun tersenyum. Senang rasanya setelah aku sangat was-was mencari pom bensin,akhirnya aku temukan. Lalu akupun membelinya. Dan dengan santainya aku mengendarai motorku tanpa takut motorku mati.
**
Dari kejadian di atas,aku mendapat pelajaran baru. Walau terus-terusan mencari dan mencari sesuatu yang indah dan lebih indah,kita gak akan pernah bisa mendapatkannya. Ya,di dekat kita adalah hal yang paling indah. Syukuri yang telah ada sekarang untuk kita. Yakinkanlah dalam hati kita. Sesuatu yang indah itu,walau kita gak bisa dapetin sekarang,kalau memang sudah jalannya kita bertemu,ya pasti bertemu kembali. Entah harus menunggu berapa lama. Entah harus menjelajahi jarak begitu panjang,ataupun terjal. Ataupun saat harus tersesat di kemudian hari. Yakinkan hati,fokuskan tujuan. Yang indah itu ada didekat kita.
Ya, Aku percaya itu . ^_^
terimakasih..
Bagaimanapun cara perkenalan,sahabat tetaplah sahabat..
Begitu juga teman..
Bagaimanapun ia tetap menyakiti, sahabat tetaplah sahabat..
Bagaimanapun ia mengecewakan, sahabat tetaplah sahabat ,
Begitu juga teman ..
Bagaimana pun saat ia sedang mencinta..
ia akan selalu tersenyum saat tawa sahabat bahagia..
Sahabat tetaplah sahabat..
Bagaimana saat ia di cerca oleh pacar sahabat,
Sahabat tetaplah sahabat,ia akan selalu memahami..
Bagaimana saat sahabat itu sakit oleh cinta,
Sahabat tetaplah sahabat, ia akan selalu mempersiapkan telinga terbaiknya untuk mendengar semua jerit hati kita …
Sahabat bukanlah selalu di utamakan,
Sahabat bukanlah mau untuk di dulukan,
Namun sahabat akan tersenyum,karna ketulusan ia menjadi sahabat yang selalu mendampingi sahabatnya itu menuju bahagia..
Begitu juga teman..
Bagaimanapun ia tetap menyakiti, sahabat tetaplah sahabat..
Bagaimanapun ia mengecewakan, sahabat tetaplah sahabat ,
Begitu juga teman ..
Bagaimana pun saat ia sedang mencinta..
ia akan selalu tersenyum saat tawa sahabat bahagia..
Sahabat tetaplah sahabat..
Bagaimana saat ia di cerca oleh pacar sahabat,
Sahabat tetaplah sahabat,ia akan selalu memahami..
Bagaimana saat sahabat itu sakit oleh cinta,
Sahabat tetaplah sahabat, ia akan selalu mempersiapkan telinga terbaiknya untuk mendengar semua jerit hati kita …
Sahabat bukanlah selalu di utamakan,
Sahabat bukanlah mau untuk di dulukan,
Namun sahabat akan tersenyum,karna ketulusan ia menjadi sahabat yang selalu mendampingi sahabatnya itu menuju bahagia..
??
tak ada kata seindah bahasa cinta ..
semua terhempas saat gundah tak jua berakhir ..
kata indah tak mampu terangkai ..
kata nista tak mampu ku ucap ..
ku terdiam,
saat semua menghilang ..
saat semua nestapa terhempas,
kecewa ku pasti ada..
namun ku berlalu tuk lupakan semua..
namun kenyataan lagi-lagi selalu membayangiku..
apakah ku harus yakin akan hatiku?
atau aku harus berlalu??
saat kakiku tak mampu berjalan,aku butuh penopang ..
dan..
*gak ada lanjutan*
di karenakan sang penulis kehabisan kata-kata ^^
semua terhempas saat gundah tak jua berakhir ..
kata indah tak mampu terangkai ..
kata nista tak mampu ku ucap ..
ku terdiam,
saat semua menghilang ..
saat semua nestapa terhempas,
kecewa ku pasti ada..
namun ku berlalu tuk lupakan semua..
namun kenyataan lagi-lagi selalu membayangiku..
apakah ku harus yakin akan hatiku?
atau aku harus berlalu??
saat kakiku tak mampu berjalan,aku butuh penopang ..
dan..
*gak ada lanjutan*
di karenakan sang penulis kehabisan kata-kata ^^
menurut anda? ^_^
Mengutip dari pernyataan kawand saya yang sedikit memberi imajinasi di otak saya .
Oke,tulisan ini saya dedikasikan untuk semua kawan saya di seluruh Indonesia(lebay dikit)
Hmm,bahasan yang paling menarik untuk saya dan untuk para cewek-cewek jomblo seperti saya ^^
COWOK.
Hal indah yang gak jarang buat miris hati kita-kita seorang jomblowati.
Oke,apa salahnya seorang jomblowati?gak salah kan bro?
So,kenapa terkadang seorang jomblowati di kait-kaitkan sebagai seseorang gak laku?
Aneh dech pernyataan itu.
Heran,sungguh-sungguh sangat heran jika ada yang berkata seperti itu. Jomblowati itu kan seorang cewek yang gak punya pacar. “GAK PUNYA PACAR LO” BUKANNYA GAK PUNYA GEBETAN :p
Nah itu dia,hahhaaa …
Sedikit nakal tulisan saya. Eh,tapi memang seperti itu kok. Jomblowati itu gak punya pacar,tapi gak bisa di bilang gak punya gebetan lo..
Saya pernah mewawancarai teman saya yang sudah jomblo. Nah berikut ini adalah kutipan yang ia katakan dan saya rekam di otak saya.
“halah,cowok jaman sekarang. Udahlah,kita masih muda. Buat apa setia sama satu cowok? Kita masih boleh memilih, belum tentu juga kan tu cowok kita Cuma sayang sama kita??”
--‘’ *salah rekam. Ini rekaman pernyataan cewek yang sedang patah hati*
“apa?putus? oke,aku terima. Emanknya cowok di dunia aja Cuma kamu? Hey,aku bisa dapetin cowok yang lebih dari kamu!”
*duh,salah rekam lagi. Ini rekaman cewek yang sebenarnya gak terima di putusin*
“udahlah girls,kita cewek. Hargai diri kita kalo mau di hargai cowok buat apa denger kata-kata orang kalo seorang cewek jomblo itu gak laku? Dia aja yang terlalu pede baru aja punya pacar. Kan sebelumnya dia juga di intimidasi kata-kata yang sama. Belum tentu juga dia bahagia se bahagia kita yang jomblo.
*ini rekaman yang benar ^_^*
Banyak hal yang saya rekam di otak saya,sehingga tulisan yang saya buat juga sdikit gak bener.
Okelah gpp kan? Manusiawi. (sedikit membela diri)
Hmm,ya seperti itulah rekaman-rekaman yang saya simpan di otak saya. Gak jarang ini buat saya meragu untuk melangkah ke jenjang pacaran (bahasanya berat)
Entah ragu atau apa. Tapi ada rasa gundah gulana ketika saya memikirkan untuk mengikuti jejak sahabat-sahabat saya yang 98% sudah memiliki kekasih hati.
Saya pernah di tawarkan untuk mempunyai seorang pacar. Hingga kawan saya berkata seperti ini.
“nis,cari pacar,nanti aku traktir kamu. Kasian kamu,masa jomblo terus sih?”
Astaga,cari pacar dia fikir seperti nyari donat apa?
Loh?kok donat?^^
Iya donat,makanan kesukaan saya. Cuma itu yang bisa hibur saya kalo saya merasa kesepian saat menjadi seorang jomblowati.
*Balik lagi ke masalah diatas*
Kalian percaya jodoh? Aku percaya itu. Walau sebenarnya saya lebih percaya kalo jodoh itu dekat di hati.
Kenapa saya lebih percaya kalimat itu?
Hmm,kalian punya kerabat yang baru mau menikah gak?
Kalau punya ,coba kalian Tanya ke mereka atas dasar apa mereka mau membina rumah tangga.
Salah satu jawaban mereka pasti adalah keyankinan hati. Nah itu yang mendasari saya percaya kalau jodoh itu dekat di hati.
Buat apa pacaran atau apalah itu istilahnya kalau gak ada keyakinan hati?
Kenapa harus terus-terusan mencari jika ada di hati yang benar-benar kita yakini?
Buat orang yang bilang kalo cewek jomblo itu cewek gak laku,emangnya dia sekarang mempunyai keyakinan hati antar pasangan mereka? Emangnya mereka punya keteguhan hati seteguh kita seorang jomblo?
So,apa salahnya seorang jomblowati?
Oke,tulisan ini saya dedikasikan untuk semua kawan saya di seluruh Indonesia(lebay dikit)
Hmm,bahasan yang paling menarik untuk saya dan untuk para cewek-cewek jomblo seperti saya ^^
COWOK.
Hal indah yang gak jarang buat miris hati kita-kita seorang jomblowati.
Oke,apa salahnya seorang jomblowati?gak salah kan bro?
So,kenapa terkadang seorang jomblowati di kait-kaitkan sebagai seseorang gak laku?
Aneh dech pernyataan itu.
Heran,sungguh-sungguh sangat heran jika ada yang berkata seperti itu. Jomblowati itu kan seorang cewek yang gak punya pacar. “GAK PUNYA PACAR LO” BUKANNYA GAK PUNYA GEBETAN :p
Nah itu dia,hahhaaa …
Sedikit nakal tulisan saya. Eh,tapi memang seperti itu kok. Jomblowati itu gak punya pacar,tapi gak bisa di bilang gak punya gebetan lo..
Saya pernah mewawancarai teman saya yang sudah jomblo. Nah berikut ini adalah kutipan yang ia katakan dan saya rekam di otak saya.
“halah,cowok jaman sekarang. Udahlah,kita masih muda. Buat apa setia sama satu cowok? Kita masih boleh memilih, belum tentu juga kan tu cowok kita Cuma sayang sama kita??”
--‘’ *salah rekam. Ini rekaman pernyataan cewek yang sedang patah hati*
“apa?putus? oke,aku terima. Emanknya cowok di dunia aja Cuma kamu? Hey,aku bisa dapetin cowok yang lebih dari kamu!”
*duh,salah rekam lagi. Ini rekaman cewek yang sebenarnya gak terima di putusin*
“udahlah girls,kita cewek. Hargai diri kita kalo mau di hargai cowok buat apa denger kata-kata orang kalo seorang cewek jomblo itu gak laku? Dia aja yang terlalu pede baru aja punya pacar. Kan sebelumnya dia juga di intimidasi kata-kata yang sama. Belum tentu juga dia bahagia se bahagia kita yang jomblo.
*ini rekaman yang benar ^_^*
Banyak hal yang saya rekam di otak saya,sehingga tulisan yang saya buat juga sdikit gak bener.
Okelah gpp kan? Manusiawi. (sedikit membela diri)
Hmm,ya seperti itulah rekaman-rekaman yang saya simpan di otak saya. Gak jarang ini buat saya meragu untuk melangkah ke jenjang pacaran (bahasanya berat)
Entah ragu atau apa. Tapi ada rasa gundah gulana ketika saya memikirkan untuk mengikuti jejak sahabat-sahabat saya yang 98% sudah memiliki kekasih hati.
Saya pernah di tawarkan untuk mempunyai seorang pacar. Hingga kawan saya berkata seperti ini.
“nis,cari pacar,nanti aku traktir kamu. Kasian kamu,masa jomblo terus sih?”
Astaga,cari pacar dia fikir seperti nyari donat apa?
Loh?kok donat?^^
Iya donat,makanan kesukaan saya. Cuma itu yang bisa hibur saya kalo saya merasa kesepian saat menjadi seorang jomblowati.
*Balik lagi ke masalah diatas*
Kalian percaya jodoh? Aku percaya itu. Walau sebenarnya saya lebih percaya kalo jodoh itu dekat di hati.
Kenapa saya lebih percaya kalimat itu?
Hmm,kalian punya kerabat yang baru mau menikah gak?
Kalau punya ,coba kalian Tanya ke mereka atas dasar apa mereka mau membina rumah tangga.
Salah satu jawaban mereka pasti adalah keyankinan hati. Nah itu yang mendasari saya percaya kalau jodoh itu dekat di hati.
Buat apa pacaran atau apalah itu istilahnya kalau gak ada keyakinan hati?
Kenapa harus terus-terusan mencari jika ada di hati yang benar-benar kita yakini?
Buat orang yang bilang kalo cewek jomblo itu cewek gak laku,emangnya dia sekarang mempunyai keyakinan hati antar pasangan mereka? Emangnya mereka punya keteguhan hati seteguh kita seorang jomblo?
So,apa salahnya seorang jomblowati?
hidup
berjalan ....
jauh dan semakin jauh ..
menanjak,kemudian menurun,
terkadang datar-datar saja ..
lalu meloncat ..
tiba-tiba sudah di persimpangan ..
memilih,dan terluka ..
sakit ...
lalu menyesal ..
mengapa di belakang?
kenpa tidak saat baru berjalan??
kehidupan ..
dan nyata!
jauh dan semakin jauh ..
menanjak,kemudian menurun,
terkadang datar-datar saja ..
lalu meloncat ..
tiba-tiba sudah di persimpangan ..
memilih,dan terluka ..
sakit ...
lalu menyesal ..
mengapa di belakang?
kenpa tidak saat baru berjalan??
kehidupan ..
dan nyata!
harus menjadi masalah atau??
jika kau berada di suatu titik kejenuhan,
haruskah kita pergi atau tetap berada di tempat?
haruskah berlari atau tetap berjalan pelan?
haruskah mencari atau mencuri?
haruskah meminta atau berusaha?
ataukah hanya terdiam?
atau haruskah itu semua menjadi masalah?
berlari tak mampu,berjalan tak kuat,
berusaha tak sanggup, mencuri tak bisa,
lalu,.
berfikir..
kemudian ...
menghilang,
haruskah kita pergi atau tetap berada di tempat?
haruskah berlari atau tetap berjalan pelan?
haruskah mencari atau mencuri?
haruskah meminta atau berusaha?
ataukah hanya terdiam?
atau haruskah itu semua menjadi masalah?
berlari tak mampu,berjalan tak kuat,
berusaha tak sanggup, mencuri tak bisa,
lalu,.
berfikir..
kemudian ...
menghilang,
Langganan:
Komentar (Atom)