detak jantung ini, serasa benar-benar berarti dalam tiap detiknya ..
seakan sakit tak berarti lagi , ketika kebahagiian berasa di dalamnya ..
lupakan saja sakit yang kamu rasa, jika bahagiamu adalah kekayaan yang luar biasa ..
luka itu biasa, karna kehidupan , kedewasaan, berarti jika kita pernah terluka .
kenapa kamu memungkiri, lupakan saja.
apa susahnya melupakan?
kesalahan adalah guru yang paling baik,
tidak pernah di undang, karna selalu hadir ketika sudah ada pada waktunya . (bahagia)
tidak pernah dibayar, karna waktu yang mengantarkan kedatangannnya. (ketulusan)
dan tidak pernah di hukum olehnya, karna waktu yang akan menyadarkan kita . (karma)
aku rasa diantara semua kebaikan, waktulah yang paling baik ..
iya, semua waktu,
kebaikan, keburukan, dan segala hal.
waktu yang paling baik .
berbaiklah pada hatimu, lupakan egomu, lupakan emosimu, lupakan lukamu, lupakan semua semua semua semua semuuuaa yang kamu rasa perih.
aku bosan, berbicara pada otak kerasmu!
aku juga bosan menasehati kekakuan hatimu!
biar saja, akulah diriku,
dan akulah hidupku.
kalau kamu mau nulis, enggak usah dipikir, nulis aja, biar hati lega, adem, dan tentrem .
Sabtu, 25 Agustus 2012
Jumat, 24 Agustus 2012
Jatuh yang kedua :)
Rasanya aneh jika setiap hari Jum’at dan mendung membuatku
mengingatmu kembali. Aku tak tahu pasti apakah masih ada rasa terhadap dirimu. Yang jelas
kamu bisa hadir secara tiba-tiba dan pergi secara terencana. Mungkin memang rencanamu
yang datang tak terduga pergi membawa
luka. Aku tahu kamu sagat faham tentang wanita, sikapmu yang sungguh membuatku
dimabuk suasana bahagia tak terdefinisikan.
Aku mengingatmu kini, disaat hari Jum’at dan mendung.
Kamu, lelaki Jawa yang sangat bersahaja, memiliki senyum
manis yang membuatku dimabuk asmara saat itu. Aku ingin mengingatmu hari ini. Mengingat
saat kita makan di tempat lesehan belakang kampus Pendidikan di kota Jogja. Aku masih ingat saat matamu selalu
memandangku, membicarakan kalau kamu tak suka pedas, dan membicarakan tentang
tourring yang membuat kita sama-sama akrab. Matamu! aku benar-benar masih
ingat. Aku tahu, dalam stiap apapun yang kamu bicarakan, aku mengerti kamu
selalu menyimpan kenangan indah dalam ingatanmu. Entah apa, mungkin karna
salahku yang tak inginkan kebahagiaan mengusikku saat itu. Aku bisa merasakan
saat kamu mengatakan “tasmania” dan membuatku mengerti ada wanita yang benar-benar yang tak bisa kamu
lupakan secara apapun. Aku faham. Namun aku hanya terdiam dan melupakan. Aku tak
ingin tahu apapun tentang kamu dimasa lalumu. Buat apa? Bagiku aku tak pernah
berada dalam masamu dulu. Yang aku tahu, saat itu, kamu dan aku sedang bersama
mengikat kata yang di sebut sayang dan merangkai kisah yang singkat. Terkadang aku
tersenyum mengenang semua tentang kebodohanku yang lalu , yang menyayangimu
secara cepat, dan pergi secara kilat. Jujur saat itu aku hanya terdiam dan aku
tak tahu arah. Fikiranku campur aduk. Aku merasa sempurna memilikimu, aku merasa berarti
memiliki kasih sayangmu. Dan saat itu..
Aku tak pernah tahu kamu akan pergi secara cepat. Aku hanya
bisa tersenyum mendengar semua pengakuanmu yang aku rasa benar-benar membuatku
jatuh untuk kesekian kalinya. Seandainya
kamu mengerti, aku tak ingin ada dipersimpanganmu
untuk kamu abaikan dan untuk kamu tinggalkan.
Aku ingin sekali marah, aku ingin sekali berteriak, tapi
keluguanmu membuatku luluh akan rasa emosi yang memuncak.
Aku rasa mendung tak lama-lama menghampiriku, dan aku juga
mengerti, aku tak harus lama-lama mengingatmu. Aku rasa, aku tak pernah
terlintas dalam waktu sadarmu dan dalam mimpimu. Tapi tak mengapa untukku. Biarlah
rasamu hanya rasamu, dan biarkan aku mencari rasaku sendiri. Seandainya aku tahu siapa wanita yang beruntung memiliki
hatimu, aku ingin mengatakan bahwa beruntungnya dia dicintai lelaki baik
sepertimu.
Minggu, 12 Agustus 2012
langit, berikan aku jawaban :)
aku duduk di atas pohon, memandangi langit luas yang gelap namun indah..
mataku melanglangbuana dalam luasnya dunia di khayangan ..
malam ..
gelap namun indah,
gelap, namun ada banyak bintang yang menerangi dan satu bulan yang menghiasi ..
aku ingin seperti bulan, hanya satu yang bertahta dalam keindahan malam yang gelap dan pekat.
oh indahnya mata ini memandang ..
aku merasakan cinta dalam segala hembusan angin malam ..
cinta ?
iya cinta ...
dalam setiap hariku, aku selalu merasakan cinta ..
aku selalu merasakan kasih sayang ,,
tapi sekali lagi .. aku merasa hampa ..
aku kokoh dalam nyata, namun rapuh dalam jiwa.
entah , bagaimana aku rapihkan puing-puing perih dalam duka dan luka, entah luka karna siapa.
mungkin karna kesalahanku ..
aku pejamkan mata ini, berharap ada cahaya dalam redupnya kelopak mataku ..
aku tersenyum ..
sekali lagi, aku merasakan hembusan angin menjawab semua pintaku dalam hati ..
menguatkan sedikit demi sedikit jiwa yang rapuh.
aku merasa kuat,
kemudian aku buka perlahan mataku, aku rasa dunia ini sedang tersenyum padaku.
"berjalanlah terus, perlahan. walau kadang sakit menerpamu, biarlah ..
anggap saja Tuhan memberimu kekuatan dalam rapuhmu,
anggap saja Tuhan sedang membelokkan rencanamu,. tersenyumlah ..
karna Tuhan selalu memperhatikanmu, "
Langganan:
Komentar (Atom)