Kamis, 26 Juli 2012

jangan heran jika aku terbiasa terluka dan aku tersenyum. ;)

aku tak pernah asing dengan luka atau kecewa. dengan kebohongan dan kemunafikan. semua itu sejalan dengan bertemunya aku dengan waktu yang baru. tak heran, jika aku biasa tersenyum dengan luka. tak asing juga aku dengan air mata. air mata??
aku lupa, aku terakhir menangis 6 bulan yang lalu. ketika aku sudah benar-benar tak sanggup kuatkan hatiku akan duka masa laluku. ya, aku ingat sekali, aku benar-benar menangis sejadinya ketika semua yang aku anggap bahagia, perlahan menguak kebenaran, dan itu sakit!
aku lupa rasanya air mata ketika ia membumbung di kelopak mataku, aku lupa. ia aku benar-benar amnesia akan rasa sakit yang begitu pilu.
aku harus menaruh hatiku ini pada siapa? hatiku yang pilu dengan repihan yang tak karuan. aku tak inginkan ini semua ada padaku.tapi bagaimana caraku menolak takdir? oh Tuhan.
harus selalu aku menangis dalam sajadahku, dan mukenah yang selalu basah ketika aku tak sanggup berfikir tentang logika dan kebaikan hatiku.
aku tak menyalahkanmu lagi Tuhan, kau sangat hebat untukku. kau menganugrahiku rasa bahagia, sakit, kecewa, pilu, air mata, dan keikhlasan buatku itu semua adalah fase sebuah pelajaran.
semoga aku selalu faham akan maksudMu.
semoga aku selalu tersenyum walau semua kemunaffikan ini nyata untukku,
dan semoga aku selalu dalam dekapan lembutMu.
terimakasih Tuhan, terimakasih :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar