malam senin, dan kini harus aku putuskan menerima perjodohan yang kau ajukan mama. aku tak kuat bila menahan ini berbulan-bulan lamanya. sakit rasaku saat semua harus aku jalankannya. tak ada yang mengerti bagaimana bila bibirku berkata "tidak" atau mungkin hanya meng"iya"kan dengan setengah hati. Tuhan, engkau yang sangat mengenalku. kau tahu kan apa yang aku lakukan di kamar mandi kostku, atau saat aku bersujud berkali-kali meminta petunjukmu, atau saat aku sakit karena sangat berat rasanya beban dalam hidupku, atau atau segala air mata yang aku keluarkan ini. Tuhan, dengan cara apa aku harus mengubah jalan ini?? aku menyerah Tuhan dengan segala keterbatasanku sebagai manusia dan sebagai anak. Tuhan, tak ada lagi yang inginkan ketika aku menulis ini. aku hanya memohon kepadamu, izinkan aku mencintainya, walau mungkin aku tak mau atau aku tak mengerti cara mencintainya.
akhir kata, ..
hanya air mata ini yang aku rasa pedih :'(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar