Kamis, 21 Juni 2012

im Maker ;)


Cowok keren itu seperti aku. Badan besar, tinggi, senyum manis, paras menawan, sorot mata tajam, dan mempunyai wanita yang menyayangiku sepeti kamu ki.
Aku tahu, aku dan kamu berjauhan pulau. Melewati laut bermil mil, melewati jalan darat ribuan kilometer, aku tahu, kita sangat berjauhan. Sangat jauh. Tapi itu enggak menjadi penghalang rasa cintaku padamu. Kamu yang enggak pernah tahu bagaimana aku menjaga imanku saat aku jauh dari kamu. Bagaimana aku memendam hasratku untuk mendua darimu, dan masih banyak cobaan yang mendatangiku silih berganti seperti sepoi-sepoi angin yang ada di pelabuhan Tanjung perak ini. Semua orang tahu aku, aku Maker, yang sangat mencintai pacarku satu-satunya.
Aku tahu, terkadang aku urakan, terkadang aku egois, terkadang aku cuek, dan semua yang aku rasa jelek dalam fikiranmu terhadapku ki, tapi inget, hatiku Cuma buat kamu. Aku sangat susah ungkapkan bagaimana besar perasaanku ini, tapi dengan tulisan ini aku Cuma ingin semua orang tahu, aku sudah terperangkap dalam hati seorang gadis penari sepertimu.
Saat aku menulis ini, aku sedang merasakan gundah gulana berlebihan sayang, tapi setelah tulisan ini jadi dan aku membaca kembali, aku ingin katakan pada angin yang menuju Bali,
Titip pacarku di sana, jaga selalu hubungan ini dan hati ini agar selalu kuat mengarungi ujian cinta yang datang silih berganti.
yes, im Maker, ;)

Selasa, 19 Juni 2012

Kapten, izinkan aku mencintai prajuritmu :))


Tubuh gagah dan kekar itu kini yang selalu menemaniku, senyumnya yang jarang terlihat dan genggaman tangannya yang jarang aku sentuh, namun dia selalu menjagaku setiap waktu. Dia tak izinkan lagi aku bersedih. Dia tak izinkan lagi aku menangis. Aku selalu mendengar kata-katanya “jadi orang harus kuat, kuat di luar dan kuat didalam. Orang kuat sebenarnya dari dalamnya dulu, baru terlihat dari luar.” Oke sayang :*
aku bahagia bersamanya, mendengar segala kesibukannya, menjaga perasaannya, dan segala sesuatu tentangnya aku bahagia. Bahagia. Really .. :)
Kapten, restumu kini aku tunggu ..
aku bahagia, kapten liat aku. Aku sudah dewasa.. aku bisa memilih bahagiaku sendiri.
Biarkanlah semua itu menjadi proses perjalananku sendiri. Aku tahu, aku sangat faham restumu sangat susah aku gapai. Kapten, kau tidak ingat? Segala sesuatu untuk mencapai bahagia itu perjuangan. Jadi kini, aku perjuangkan bahagiaku.
Sekali lagi kapten, restui aku bersama prajuritmu :))

Minggu, 17 Juni 2012

prajurit, apa kabarmu? :)

Halo. apa kabarnya kamu prajurit?? Bagaimana apelmu pagi hari tadi??
Bagaimana dengan sumpah janjimu yang selalu kau ucapkan setiap hari??
Untuk Negara kau berjuang, untuk Negara pula engkau mengabdi. mungkin karena kerasnya pendidikanmu, apa itu yang membuat hatimu juga keras? lihat, ada aku yang selalu memperhatikanmu,
aku tak pedulikan waktu yang menjauh dan mendekat. waktuku untuk selalu memperhatikanmu dari jauh  itu yang selalu membuat aku bahagia jika aku tahu tentang kabarmu.Aku selalu persiapkan waktuku yang tak banyak untuk selalu mendengar keluhanmu, aku selalu persiapkan kuping terbaikku untuk mendengar semua yang engkau ceritakan. pelajaran darimu lebih aku bisa aku mengerti. ilmu nautika atau apalah itu namanya aku sedikit memahami. ups sory, bukan memahami tapi mengenal. setidaknya aku tahu tentang ilmu baru. bagaimana dengan brivet yang kamu gosok-gosok setiap hari? atau sepatumu yang selalu mengkilap, atau bajumu yang enggak pernah kusut itu? bagaimana semua barang-barang yang membuatmu selalu gagah kau jaga? kau rawat selalu bukan?
seperti itulah rasaku. aku rawat agar selalu terjaga. seandainya ada kakekku disini, aku ingin bercerita padanya bahwa aku bahagia memiliki seseorang yang sepertinya. yang selalu diam tetapi memperhatikan, yang selalu sayang namun tak terucapkan, yang selalu menjagaku walau tak terlihat. hingga kematian menghampirinya, aku tak pernah melihat jasadnya bagaimana. Sudah, aku tak mau mengingat itu lagi, aku sedih. setidaknya aku bangga memiliki kakek sepertimu.
prajurit, jagalah negara ini,
setidaknya aku bangga memilikimu :))

Sabtu, 16 Juni 2012

Tuhan, aku terima perjodohan ini :(

malam senin, dan kini harus aku putuskan menerima perjodohan yang kau ajukan mama. aku tak kuat bila menahan ini berbulan-bulan lamanya. sakit rasaku saat semua harus aku jalankannya. tak ada yang mengerti bagaimana bila bibirku berkata "tidak" atau mungkin hanya meng"iya"kan dengan setengah hati. Tuhan, engkau yang sangat mengenalku. kau tahu kan apa yang aku lakukan di kamar mandi kostku, atau saat aku bersujud berkali-kali meminta petunjukmu, atau saat aku sakit karena sangat berat rasanya beban dalam hidupku, atau atau segala air mata yang aku keluarkan ini. Tuhan, dengan cara apa aku harus mengubah jalan ini?? aku menyerah Tuhan dengan segala keterbatasanku sebagai manusia dan sebagai anak. Tuhan, tak ada lagi yang inginkan ketika  aku menulis ini. aku hanya memohon kepadamu, izinkan aku mencintainya, walau mungkin aku tak mau atau aku tak mengerti cara mencintainya.
akhir kata, ..
hanya air mata ini yang aku rasa pedih :'(

Senin, 04 Juni 2012

somehow ,,..

kamu, iya kamuu .. teman kecilku. Tuhan sedang mempertemukan kita lagi. senyummu,matamu, masih saja seperti dulu. aku masih ingat lagu kesukaanku waktu aku melihatmu. "sinar yang paling indah, hanya matamu sampai kapanpun itulah yang terindaahh" hahahahaaa ,,,
aku malu sebenarnya mengingat masa lalu. masa dimana aku sedang bertemu denganmu. aku teman sekelasmu yang tinggi dan bongsor, selalu melihatmu yang kecil dan kuno. oh Tuhan, haruskah aku selalu mengejekknya??
hahahaaa ...
somehow,
setelah 6 tahun lebih aku tak bertemu denganmu, aku melihatmu jauh sangat berbeda.
benar katamu. hidup ini penuh dengan kejutan. aku bertemu denganmupun sangat membuatku terkejut.
bercerita denganmu, tertawa bersamamu membuatku kembali merasa membuatku bahagia. yah, bahagia. aku tak suka melupakan sesuatu yang pernah aku jalankan dulu. aku masih seperti dulu.
kau banyak bercerita tentang hari-harimu kini, hari-hari dimana kapal berlabuh di pelabuhan. namun , aku juga tahu banyak wanita yang ingin berlabuh dikamu. aku rasa, kamu dan kapal banyak persamaan. hahaha
saat sang surya tenggelam, dan berganti rembulan yang cantik,
ingatlah hari ini da berusahalah untuk hari esok yang lebih baik.
saat kamu tua kelak, ingatlah aku yang selalu mengenalmu :)
berjuanglah kamu demi cita-citamu,
aku bangga pernah sangat mengenalmu :))