Teruntuk hatiku yang
tak inginkan lagi terluka ..
Sudah lama kau tak
merasa arti kebersamaan dalam stiap duka dan bahagia ..
Sudah lama pula kau tak merasa bagaimana hatimu memiliki
teman untuk saling berbagi ..
Waktu teruslah berlalu, menjauhi yang kemarin dan mendekati
yang esok ..
Hey hatiku, mengapa kau tak ibakan rasamu sendiri? Kau
terlalu naïf untuk menolak semua teman yang ingin bersamamu ..
Mengapa kau selalu menutup mata ketika ada satu atau dua
hati ingin mengajakmu berjalan bersama?
Ah,,
Aku tak mengerti apa maksud hatiku ..
Teruntuk hatiku yang
tak inginkan lagi hancur ..
Mungkin kau tak ingin patah atau jatuh untuk kesekian
kalinya ..
Mungkin kau tak ingin lagi kau terperih dalam duka dan luka
nestapa,
Kau takut? Hah?? Pengecut!!!
Teruntuk hatiku yang
tak lagi seperti jalan mulus di tol ..
Terkadang apa yang kau inginkan atau apa yang kau telah
perbuat sebaik-baiknya seperti Tuhan mencintapkan manusia, kau hanyalah manusia
yang jauh dari kesempurnaan hakiki .
Hey, berdamailah dengan waktu yang ada di depanmu ..
Berdamailah dengan waktu yang bahagia kelak ..
Tuhanmu, penciptamu yang hakiki adalah pembenaran atas semua
luka dan duka nestapamu ,,
Tersenyumlah saat kau sejuk bertemu pandang dengan hati yang
merangkulmu, bukan yang menarikmu ..
Tersenyumlah saat kau bergandengan tangan dengan hati yang
mengajakmu berjalan perlahan dan perlahan, bukan yang mengajakmu berlari hingga
kau tersesat tak tahu arah ..
Mengertilah , sedikit saja ..
Kau perlu satu hati yang menjagamu, yang sejukkan pandangmu,
yang mengubah akhlakmu, yang menaikkan imanmu, dan menjadikanmu surga hatinya .
Untukmu yang diam-diam benar mengusik imajinasi kalbuku :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar