Jujur ada rindu dalam hatiku ketika tak berjumpa denganmu ..
Jujur ada rindu dalam hatiku ketika sehari saja tak bercanda
denganmu ..
Jujur ada rindu dalam hatiku jika sehari saja tak melihat
namamu di inboks message di hapeku ..
Ah, memang rindu sangat menyiksa jika yang di rindukan tak
mengerti dia sangat di rindukan ..
Aku hanya merindukanmu , itu saja.
Kamu seperti angin yang menyejukkan gersangku sebentar
sebentar .
sebenarnya aku mengharapkan anginmu setiap hari berhembus di
padang pasirku ,
Sebentar..,, tak
mengapa bagiku .
Namun sejak saat itu aku tak bisa bergantung dengan sebuah
harapan .
Terlalu sering aku berharap dan semua hanya membuat semua
seakan tampak tandus dan gersang .
Kau pernah melihat pohon yang sebatang kara di tengah padang
pasir?
Jika perumpaan itu memang pas untuk diriku, yah seperti
itulah aku ..
Aku pun tak ingin menjadi gersang atau tandus,
Aku tak juga memilih untuk menjadi sebatang kara tanpa
dedauan atau tanpa bunga yang menghiasi pohonku ..
Aku tak pernah mau menjadi seperti kosong .
Namun waktu yang membawaku ke waktu yang gersang ini.
Aku tahu waktu itu hanya sementara, mungkin pula gersangku
hanya sementara .
Tapi aku juga tak memaksa gersangku berakhir, mungkin waktu
ini mengajarkanku untuk merubah semua yang salah padaku .
Jika saat nanti pohonku telah terhiasi dedaunan atau bunga
yang membuatku semakin tanpa indah,
Akan aku jaga agar tak lagi berguguran .
iaa , aku pasti menjaganya Tuhan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar