Saat itu ,
Saat Rembulan di hari jum’at ..
Saat kau menggenggam tanganku di beranda kost ..
Saat kau slalu menjadi penyebab senyumku ..
Saat kau slalu menjadi …
Akh untuk apa aku slalu mengingatnya ..
Hey, itu sebulan lalu ..
Waktu itu selalu menjauh ..
Namun kau slalu menjadi penyebab Tanya dalam hari-hariku ..
Mengapa kau slalu mengusikku? Mengusik fikiranku ..
Mengusik nafasku, dan mengusik hatiku??
Mengapa saat itu kau tak bicara, sedikit saja ..
Akh, kau slalu seperti kilat ..
Memberi cahaya
untukku dan menyambarku ..
Sayang, mengapa aku slalu tidak mengetahui apa-apa
tentangmu??
Aku benci ketika aku mencintaimu diam-diam ..
Aku benci itu sayang ..
Sayang, aku suka melihat matamu, namun aku tak mau lagi memperhatikan
matamu ..
Karna matamu adalah sebab tercepat kau memasuki hatiku ..
Sayang, aku suka semua darimu , dari hobi kita, kesukaan
kita, smuanya sayang ..
Kini aku tak lagi menunggumu sayang, menunggumu bicara ..
Seperti lagu Doel sumbang yang kau kirim kepadaku “sebelum
terlambat kita jauh melangkah”
Nah,
Seperti itu juga kau akhiri semuanya sayang ..
Kau kira ini lelucon??
:)